Dongeng Malin Kundang | Membuatkan Warta Untuk Bersama




padazaman dahulu
adaanak yatim berjulukan malin kundang

ia biasadipanggil malin
malinhidup miskin
bersama ibunya di pinggirpantai
setelahagak besar malin merantau
malinmendapat pekerjaan
malinkemudian menjadi kaya raya
ia juga sudah menikah dengan gadis cantik

suatu hari malin kembali ke desanya
ia mengajak istri dan para pegawainya
ibu malin menyambutnya di pantai
malin menyaksikan ibunya sudah renta
pakaiannya compang camping
malin merasa malu terhadap istri
dan para pegawainya
malin berpura pura tidak memedulikan ibunya
aku bukan anakmu
malin menghardik dan mendorong ibunya



malin lalupergi dengan kapalnya
ibumalin sungguh murung dan kecewa
malindikutuk oleh ibunya
tibatiba langit gelap
dankilat menyambar nyambar
malinmerasa ilahi murka kepadanya
karenamenyakiti hati ibunya
tapipenyesalan malin kundang
sudah terlambat




kilat menyambar kapalnya sampai hancur
ajaibnya potongan kapal itu meningkat menjadi batu
malin pun meningkat menjadi batu
begitulah akhir bagi anak durhaka
terutama durhaka terhadap orang tua

Tidak ada komentar untuk "Dongeng Malin Kundang | Membuatkan Warta Untuk Bersama"